Lebih Duluan Nabi ADAM Atau Manusia Purba? Jawabannya Patahkan Teori Evolusi



MisterSeekers.com Lebih Duluan Nabi ADAM Atau Manusia Purba? Jawabannya Patahkan Teori Evolusi. Sebagaimana yang pernah diajarkan, Nabi Adam AS diyakini sebagai manusia pertama yang diciptakan Allah SWT dan kemudian diturunkan ke bumi. Kita mempercayai bahwasanya Nabi Adam AS adalah manusia pertama yang menempati bumi, dan menjelajahi hamparanya yang begitu luas. Dalam Kitab Tafsir Ibnu Katsir, Ibnu Katsir Rahimullah menjelaskan bahwa Nabi Adam AS diciptakan oleh Allah SWT untuk menempati surga. Kemudian untuk melengkapi kebahagiaan Nabi Adam AS yang telah diberikan berbagai kenikmatan yang ada di surga, maka Allah SWT kemudian menciptakan pasangan baginya, yaitu Hawa.

Namun, di zaman yang semakin modern ini dan seiring adanya pemikiran-pemikiran dari pakar ilmu sains, banyak di antara manusia yang berpikir bahwa apakah benar Nabi Adam AS merupakan manusia pertama yang ada di bumi? Lantas lebih dulu mana antara Nabi Adam AS dan manusia purbayang diyakini oleh pakar-pakar ilmu sains klasik maupun modern sebagai nenek moyang umat manusia?
Lebih Duluan Nabi ADAM Atau Mausia Purba? Jawabannya Patahkan Teori Evolusi
Perlu diketahui bahwa kebenaran Nabi Adam AS sebagai nenek moyang manusamerupakan kebenaran yang disampaikan langsung oleh Allah SWT di dalam kitab suci Alquran. Dalam Alquran surah Al-A’raf ayat 27, Allah SWT berfirman, “Wahai anak Adam! Janganlah kalian terfitnah oleh setan, sebagaimana dia telah mengeluarkan kedua orang tua kalian dari surga.” (QS. Al-A’raf: 27)

Sangat jelas diterangkan dalam ayat di atas, bahwasanya Nabi Adam AS merupakan orang tua umat manusia bersama Hawa. Merekalah sepasang manusia yang diciptakan Allah SWT untuk menempati surga namun kemudian diturunkan ke bumi akibat fitnah setan. Jadi, sudah seharusnya kita meyakini bahwa manusia merupakan keturunan Nabi Adam AS dan juga pasangannya, Hawa.

Dijelaskan pula dalam Kitab Tafsir Suratil Baqarah bahwa Allah SWT menciptakan Adam AS dengan segenggam tanah, sebagaimana juga keturunan-keturunannya. Kemudian di antara keturunan-keturunan itu ada yang berkulit putih, berkulit hitam, dan berkulit kemerahan sesuai dengan asal tanahnya. Dari sini kita dapat memahami lebih jauh bahwa manusia diciptakan dengan tanah sebagaimana pula Allah SWT menciptakan Nabi Adam AS dari tanah. Lalu, apakah Nabi Adam AS adalah manusia purba sebagaimana yang digambarkan dalam teori-teori sains? 

Tentu saja tidak ada keraguan atas apa yang disampaikan Allah SWT dalam kitab suci Alquran, termasuk kebenaran bahwa Nabi Adam AS merupakan manusia pertama yang mendiami bumi sekaligus nenek moyang umat manusia. Justru kenyataannya, berbagai penemuan-penemuan baru semakin mematahkan teori bahwa manusia purba adalah nenek moyang manusia dari zaman prasejarah. 

Selama ini, kita telah dicecoki teori manusia purba yang dimasukkan ke dalam kurikulum pendidikan. Berbagai teori telah dimasukkan ke dalam pemikiran kita seperti ras kera dan ras manusia yang memiliki fisik setengah kera merupakan nenek moyang manusia. 

Padahal, semakin ke sini teori-teori tersebut justru terpatahkan karena tidak adanya bukti fosil yang bisa menguatkan. Bahkan demi mendukung teori-teori tersebut, berbagai kebohongan pun dilakukan, namun pada akhirnya terbongkar. Salah satu yang paling terkenal adalah kebohongan ditemukannya fosil manusia Piltdown. Fosil ini ternyata palsu dan telah berhasil membohongi dunia ilmu pengetahuan selama lebih dari 40 tahun.

Kenyataannya, fosil ini merupakan hasil rekayasa dengan merangkai tulang rahang orang utan pada tulang tengkorak manusia. Fosil ini sempat diklaim sebagai salah satu spesies manusia purba yang merupakan nenek moyang manusia sebelum evolusi. Namun setelah dilakukan rekonstruksi, ditemukan kejanggalan bahwa ternyata rahang pada tengkorak tersebut merupakan rahang orang utan.

Maka karena belum adanya bukti fosil asli yang menguatkan teori evolusi, kebenaran Alquran masih menjadi kebenaran paling logis bahwa manusia merupakan keturunan Nabi Adam AS, bukan manusia purba. Juga bahwa Nabi Adam AS bukanlah manusa purba dan demikian pula sebaliknya.

Berbagai penemuan baru juga mengungkapkan bahwa jenis manusia purba yang ditemukan arkeolog merupakan jenis manusia kera yang berjalan tegak (Pithecanthropus Erectus). Jenis manusia kera ini bukanlah nenek moyang umat manusia karena sampai saat ini tidak ada bukti fosil yang menunjukan kronologi atau tahapan evolusinya.

Jadi, walaupun keberadaan manusia purba dapat dibuktikan sekalipun, tetap saja tidak bisa dijadikan landasan bahwa manusia purba merupakan nenek moyang manusia. Karena sekali lagi harus ditekankan, manusia purba tidak sama dengan Nabi Adam AS karena Nabi Adam AS merupakan manusia dengan bentuk fisik yang sempurna yang juga diberikan akal oleh Allah SWT.

Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa Nabi Adam AS merupakan manusia pertama yang ada di bumi sekaligus nenek moyang umat manusia, sebagaimana yang disampakan Allah SWT dalam kitab suci Alquran, Wallahu A’lam.

Sumber



lowongan kerja slta sederajat (100+), lowongan kerja lulusan diploma (110+), lowongan kerja lulusan sarjana (102+), lowongan kerja nasional (112+)

Gabung di Channel Resmi Kami:
Google Plus Follow
Instagram Follow
Facebook Fanspage Like and Follow
Youtube Channel SUBSCRIBE
Twitter Follow
Blogger Follow Now
Setiap Hari Kami Update Berita dan Info Lowongan Kerja SMA SMK Diploma Sarjana BUMD BUMN Swasta Kementerian dan Lembaga Untuk Seluruh Wilayah Indonesia..

ARSIP : Tahun 2017 January 2018 February 2018 Maret 2018 April 2018 Mei 2018 Juni 2018 Juli 2018 Agustus 2018 September 2018 Oktober 2018 November 2018 Desember 2018

You Might Also Like :
Previous
Next Post »


    OUR SPONSOR :