Kisah Tragis Gadis Penghibur Kim Jong Un, Usia 13 Tubuh Mulus & Siap Kapanpun Jika Tak Mau Mati



Kisah Tragis Gadis Penghibur Kim Jong Un, Usia 13 Tubuh Mulus & Siap Kapanpun Jika Tak Mau Mati
Kisah Tragis Gadis Penghibur Kim Jong Un, Usia 13 Tubuh Mulus & Siap Kapanpun Jika Tak Mau Mati

SRIPOKU.COM - Kita pasti tidak asing dengan mitos puluhan bahkan ratusan selir yang 'dipaksa berkorban' demi seorang raja yang tengah bertahta.
Hampir semua kerajaan bahkan pemerintahan modern pernah atau bahkan masih menerapkan status quo yang tak lagi relevan itu hari ini.
Tak terkecuali, Korea Utara.
Selir-selir versi Korea Utara itu dikenal sebagai Pleasure Squad.
Mereka akrab menyebutnya "Gippeumjo" yang berarti "pemberi kebahagiaan".
Sederhananya, sebut saja mereka para gadis penghibur Kim Jong Un, sang diktator tunggal di negara itu.
Remaja-remaja cantik pilihan ini dimanjakan dengan pakaian, make-up, dan kehidupan yang 'seakan tampak' mewah.
Namun, di balik semua itu, para anggota Pelasure Squad harus memanggul penderitaan yang teramat sangat.
Sebab meski secara materi, kehidupan mereka terjamin, Pleasure Squad dipaksa menggadaikan harga diri mereka.
Pleasure Squad dibentuk pertama kali oleh Kim Il Sung, diktator Korea Utara (kakek Jong Un) di tahun 1970.
Tidak semua gadis bisa menjadi Pleasure Squad.
Mereka harus berusia antara 13-15 tahun, memiliki wajah cantik, kulit halus mulus tanpa bekas luka, suara lembut dan menggoda, serta tinggi minimal 170cm.
Anggota Pleasure Squad diwajibkan masih perawan dan belum disentuh oleh pria manapun sebelumnya.
Begitu anggota terpilih, gadis-gadis malang ini akan direbut paksa dari keluarga mereka, dikarantina dalam asrama khusus dan dilarang berhubungan dengan siapapun.
Mereka harus menjalani kontrak selama 10 tahun, dan wajib mematuhi semua perintah pemimpin.
Tugas para gadis belia di Pleasure Squad ini untuk menghibur pemimpin tertinggi Korea Utara.
Mereka wajib bisa menari, memijat, hingga memenuhi kebutuhan seksual.
Tentu mereka tidak boleh menolak dan harus siap memenuhi kebutuhan para pemimpin elit. 
Jika gagal, nyawa sendiri dan keluarga jadi taruhannya.
Kim Jong Un di awal kepemimpinannya pernah menghapuskan Pleasure Squad dari skrup kekuasaannya.
Namun ia kembali membentuknya di tahun 2015.
Majalah Marie Claire pernah memuat pengakuan salah seorang Pleasure Squad era Kim Jong Il, Mi Hyang.
"Aku pernah melihat temanku diraba area sensitifnya demi sebuah taruhan para pemimpin elit," kata Mi Hyang.
Anggota Pleasure Squad akan dipensiunkan saat menginjak usia 25 tahun.
Dan mereka diwajibkan menikah dengan anggota elit dari lingkaran politik Kim Jong Un.
Ini dilakukan agar kegiatan mengerikan Pleasure Squad tetap terjaga kerahasiaannya.

The Sun pernah melaporkan bahwa Kim Jong Un pernah memesan pakaian dalam wanita dari China sekitar medio 2016 lalu.
Biaya belanja pakaian dalam wanita itu menghabiskan sekitar Rp 41 miliar.
Miris, di tengah penderitaan dan pelecehan yang dialami gadis-gadis itu, mereka diwajibkan hadir di setiap pesta dan memasang senyum palsunya. 

Sumber : Klik Disini



lowongan kerja slta sederajat (100+), lowongan kerja lulusan diploma (110+), lowongan kerja lulusan sarjana (102+), lowongan kerja nasional (112+)

Gabung di Channel Resmi Kami:
Google Plus Follow
Instagram Follow
Facebook Fanspage Like and Follow
Youtube Channel SUBSCRIBE
Twitter Follow
Blogger Follow Now
Setiap Hari Kami Update Berita dan Info Lowongan Kerja SMA SMK Diploma Sarjana BUMD BUMN Swasta Kementerian dan Lembaga Untuk Seluruh Wilayah Indonesia..

ARSIP : Tahun 2017 January 2018 February 2018 Maret 2018 April 2018 Mei 2018 Juni 2018 Juli 2018 Agustus 2018 September 2018 Oktober 2018 November 2018 Desember 2018

You Might Also Like :
Previous
Next Post »


    OUR SPONSOR :